Posts By Febriyan

Benarkah Ronaldo Telah Masuk Islam?

Ronaldo berpose bersama Martunis, bocah korban Tsunami Aceh

Ronaldo berpose bersama Martunis, bocah korban Tsunami Aceh

Cristiano Ronaldo, siapa yang tidak mengenal sosok pemain Real Madrid yang satu ini? Peraih trofi Ballon d’Or sebanyak 4 kali ini merupakan ssok pemain dengan determinasi yang sangat tinggi untuk urusan sepakbola. Bisa dilihat perkembangan kemampuan sang pemain dari tahun ke tahun sejak masuknya Ronaldo ke industri sepakbola profesional.

Ronaldo terkenal sebagai pemain yang memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Kerap kali membantu korban bencana alam seperti misalnya Martunis, bocah korban Tsunami asal Aceh. Selain itu pemain yang dijuluki CR7 tersebut juga rutin mengikuti kegiatan donor darah. Menjalani masa kecil yang sulit membuat sang pemain tidak segan untuk membantu kepada sesama.

Selain jiwa sosialnya yang sangat tinggi tersebut, ternyata ada hal lain yang menarik dari hidupnya. Pemain yang bakatnya ditemukan oleh Sir Alex Ferguson ini ternyata memiliki ketertarikan dengan dunia islam. Hal ini sangat terlihat ketika sahabat Ronaldo, Mesut Ozil masih berstatus sebagai pemain Madrid. Apa yang membuat Ronaldo tertarik dengan agama islam?

Beredar Kabar Ronaldo Pindahh Agama Islam

Isu SARA yang dalam beberapa lama ini mengguncang umat Islam kabarnya menggugah hati Cristiano Ronaldo. Kapten tim nasional Portugal terrsbut itu tertangkap kamera sedang memegang sebuah bingkai bertuliskan lafadz dua kalimat syahadat. Rumor bahwa Ronaldo menjadi mualaf pun seketika merebak dengan cepat.

Beredar kabar Cristiano Ronaldo masuk agama islam

Beredar kabar Cristiano Ronaldo masuk agama islam

Media Iran belum lama ini mempublikasikan sebuah foto yang menunjukkan Ronaldo sedang memegang bingkai bertuliskan dua kalimat syahadat dalam huruf Arab. Dalam gambar tersebut terlihat tulisan ‘ أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا رسول الله ‘ (La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah). Tak pelak gambar itu mejadi pemberitaan utama di beberapa media Iran dan Timur Tengah.

Foto Ronaldo yang diambil dari koran Lebanon, Al-Diyar, pun langsung menyebar cepat di situs jejaring sosial khususnya Twitter dan Facebook. Dalam Twitter dan Facebook, Ronaldo kerap kali terlihat berada dalam pihak yang mendukung Islam. Hal ini menyusul beredarnya film ‘The Innocence of Muslims’ dan kartun Nabi Muhammad SAW.

“Banyak pengguna Facebook telah berbagi gambar yang menunjukkan Cristiano Ronaldo membawa suvenir dengan tulisan Arab. Foto dianggap sebagai reaksi Ronaldo dalam menanggapi fitnah yang dialami umat Islam belakangan ini,” tulis Al-Diyar dalam headline portal beritanya tersebut.

Bukti Ketertarikan Ronaldo Pada Ajaran Islam

Ronaldo selalu senang mendengar Ozil membaca Alquran

Ronaldo selalu senang mendengar Ozil membaca Alquran

Simpatisan Palestina [sementara rival nya simpati pada zionis]
Mengikuti perkembangan tentang perang Israel-Palestina, CR7 dikabarkan menyumbangkan sepatu emas miliknya yang bernilai 1,5 juta euro (Rp 18,4 miliar) untuk anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Membantu Korban Tsunami di Serambi Mekkah
Setelah 19 hari bertahan dari bencana Tsunami, penduduk menemukan Martunis pada 15 Januari 2005. Dalam sekejap gambar Martunis yang masih mengenakan kaus timnas Portugal, beredar di stasiun televisi Eropa. Pada Juni 2005, didampingi ayahnya, berkunjung ke negara Portugal dan Martunis langsung menjadi anak angkat Ronaldo.

Anti Israel [tak mau menyebut “Israel”]
Menurut laporan Shabestan, wartawan televisi Aljazeera sempat bertanya kepada Cristiano Ronaldo,“Apa Pendapatmu Tentang Negara Ini?” Bintang dunia asal Portugal ini menjawab,“Saya berada di bumi Palestina.”

Tertarik dengan Al-Qur’an
Cristiano Ronaldo baru-baru ini mendapat hadiah kejutan dari Mobily, perusahaan operator seluler Arab Saudi. Ronaldo membenarkan kesaksian dari Ozil, “Banyak yang tidak percaya kalau saya mengagumi Al-Qur’an, tapi memang begitulah kenyataannya, setiap Ozil membaca Al-Qur’an, saya senantiasa merasa damai, dan hati saya pun menjadi sejuk,”

Hafal Surat Al-Fatihah
Beberapa waktu yang lalu, media terbesar dan terpercaya Spanyol ‘Marca’ memberitakan jika rekan Ronaldo satu timnya, Mesut Ozil, pemain Muslim asal Jerman yang berdarah Turki ini, memberi kesaksian, Jika Cristiano Ronaldo sudah hafal huruf hijaiyah, dan juga sudah hafal Surat favoritnya, yaitu Surat Al- Fatihah.

CR7 Senang Diajarkan Berwudhu dan Selalu Mengingatkan Bismillah
Tak hanya selalu mengingatkan Ozil untu beribadah, Ronaldo juga mengaku senang dan damai ketika mendengarkan Ozil mengaji. Bahkan, tak tanggung-tanggung, CR7 juga paham betul kebiasaan Ozil membaca Bismillah setiap kali akan memulai pekerjaan apapun.

Juventus Puncak Pencapaian Karir Khedira

Gelandang bertahan Juventus, Sami Khedira mengaku bahwa bermain untuk Juventus merupakan salah satu pencapaian tertinggi dalam karir sepakbolanya. Pemain asal Jerman tersebut menyebutkan jika Juventus telah berhasil membuatnya merasakan bagaimanan rasanya berada di puncak kejayaaan. Oleh karena itu, pria blasteran Jerman-Tunisia tersebut pun berniat untuk terus meningkatkan kualitasnya di Juve.

Sami Khedira bersama Juventus

Sami Khedira bersama Juventus

Italia memang merupakan tempat yang sangat menarik menurut Khedira. Pemain berusia 28 tahun tersebut mengaku cukup takjub melihat bagaimana antusiasme warga Negeri Pizza tersebut terhadap sepakbola. Khedira pun sampai berpendapat bahwa bagi masyarakat lokal, sepakbola sudah diibaratkan seperti sebuah agama. Itulah alasan mengapa Khedira bisa begitu kagum dengan kehidupan barunya di Italia.

Menjalani bulan puasa yang telah memasuki hari ke-20 ini, Sam Khedira berbagi pengalamannya soal puasa di negeri orang. Hijrah ke Kota Turin sejak 2015 lalu, ini merupakan tahun kedua Khedira menjalankan puasa di Italia. Khedira bercerita bahwa dirinya sama saja tidak bisa menjalankan ibadah puasa sebulan penuh seperti di Jerman lantaran rutinitas latihan dan bertanding. Simak artikel lengkapnya di bawah ini.

Khedira Tidak Puasa Jika Jadwal Bertanding Padat

Lahir dari pasangan Muslim keturunan Tunisia, sejak kecil Khedira memang telah mendapat pendidikan Islami dari keluarganya. Bahkan hingga kini dirinya menjadi seorang pemain profesional pun, nilai-nilai keislaman masih dipegang teguh Khedira. Namun untuk urusan ibadah puasa di bulan ramadhan ini, Khedira mengaku masih sangat sulit untuk menjalankannya sebagai pemain sepakbla.

Jadwal padat, Khedira jadi jarang puasa

Jadwal padat, Khedira jadi jarang puasa

Khedira dengan jujur mengatakan kepada media bahwa dirinya terkadang tidak berpuasa penuh selama 30 hari. Hal ini disebabkan oleh tuntutan pekerjaannya sebagai pemain sepakbola profesional. Latihan dan jadwal pertandingan yang ketat memang menuntut kondisi fisik yang memadai. Karena itu Khedira mengaku performanya bisa tidak maksimal jika memaksakan diri berpuasa.

“Seorang Muslim seharusnya berpuasa selama 30 hari sejak matahari terbit hingga tenggelam,” kata dia dalam sebuah wawancara. “Tetapi saya seorang atlet yang kompetitif, saya membutuhkan tenaga saya, yang tidak mungkin saya dapatkan tanpa makanan,” ujar Khedira kepada sebuah media berita Arab Saudi.

Sebenarnya, ketika masih bermain di Bundesliga, Khedira selalu berpuasa di bulan Ramadhan. Dilansir dari sebuah situs berita Arab Saudi dalam artikel yang berjudul ‘ خضيرة نادرا ما يعترف الصيام ‘ (Khedira Akui Dirinya Jarang Puasa) , dirinya menegaskan bahwa dirinya terkadang tidak menjalankan puasa. Kondisi seperti ini pun mendapat dukungan Dewan Muslim Jerman atau semacam MUI di Indonesia.

Fatwa Dewan Muslim Jerman mengizinkan pemain sepak bola Muslim profesional untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan. Tujuannya agar performa di lapangan tidak menurun. Dengan begitu, klub yang sudah membayar mahal tidak dirugikan akibat sang pemain tidak dapat tampil maksimal lantaran tidak memiliki tenaga. Namun wajib hukumnya bagi mereka untuk menggantinya di hari lain.

Khedira Sebut Sepakbola di Italia Seperti Agama

Khedira merasa nyaman berada di Italia

Khedira merasa nyaman berada di Italia

Meski untuk menjalankan ibadah puasa di Italia sedikit lebih berat ketimbang di Jerman, Khedira mengaku nyaman bermain untuk Si Nyonya Tua. Adalah kehidupan serta masyarakat Kota Turin lah yang membuat Khedira kerasan disana. Antusiasme para warganya akan sepakbola juga mengesankan sosok mantan pemain Real Madrid tersebut.

“Di Italia, warganya hidup untuk sepak bola. Ini seperti agama saja. Saya sangat senang berada di Juventus. Juventus merupakan klub besar. Begitu ada kesempatan untuk pindah ke klub, saya tidak bisa melewatkannya,” tegas pria yang pernah memperkuat VfB Stuttgart tersebut.

Pria berusia 28 tahun tersebut mengaku tidak menyesal meninggalkan Santiago Bernabeu dan bergabung dengan tim besutan Massimiliano Allegri. Bersama Juventus, Khedira telah mencatat 1 gol dari 5 penampilan nya di Serie A. Dan sejauh ini juga tercatat dirinya telah melepaskan 165 umpan pendek, 13 umpan sundulan dan 8 umpan panjang dengan tingkat keberhasilan sebesar 87 persen.

Kisah Christian ‘El Loco’ Gonzales Ramadhan Kali Ini

Sebagai negara dengan mayoritas masyarakat muslim, Bulan Ramadhan selalu disambut dengan antusias di Indonesia. Sebanyak kurang lebih 85 persen umat muslim di Indonesia selalu menjalankan puasa ramadhan dengan penuh sukacita. Tidak terkecuali bagi sosok penyerang Arema Malang sekaligus pemain naturalisasi dari Uruguay, Christian ‘El Loco’ Gonzalez.

Christian Gonzales tetap jalankan puasa ramadhan

Christian Gonzales tetap jalankan puasa ramadhan

Sejak menikah dengan Eva Nurida Siregar, Gonzales memang diketahui berpindah keyakinan menjadi pemeluk agama Islam. Meskipun sempat ditentang oleh keluarga, penyerang brtubuh gempal tersebut berhasil meyakinkannya. Sejak memeluk ajaran Islam, tidak lama kemudian Gonzales pun mendapatkan kewarganegaraan Indonesia.

Kecintaan pemain yang kerap disapa El Loco tersebut terhadap tanah air memang tidak bisa dibilang main-main. Terbukti dirinya berhasil mengharumkan nama Indonesia di beberapa ajang kompetisi sepakbola setingkat Asia Tenggara. Menyambut bulan puasa, selalu ada cerita menarik dari Gonzales. Mulai dari kebiasaan buka dan sahur, hingga tingkah sang anak.

Baru beberapa pekan lalu, ada kelakuan menggemaskan yang dilakukan sang anak hasil buah hatinya dengan Eva tersebut. Kejadian tersebut terjadi dalam partai tandang Arema Malang menghadapi tuan rumah Persija Jakarta. Dalam laga tersebut Arema terpaksa menyerah dari tuan rumah dengan skor akhir 2-0. Lalu apa yang dilakukan sang anak?

Ritual Puasa ala Gonzales-Eva

Christian Gonzales disusul sang istri saat bertanding di Bekasi

Christian Gonzales disusul sang istri saat bertanding di Bekasi

Buat atlet seperti Cristian Gonzales, asupan makanan saat beribadah puasa wajib diperhitungkan dengan baik. Dia beruntung punya istri yang sangat memperhatikan hal tersebut. Gonzales harus menjalani kompetisi Liga 1 dengan jadwal yang tetap padat di Bulan Ramadan. Di saat itulah istrinya, Eva, turun tangan untuk menyiapkan menu buka dan sahurnya.

Hal tersebut diungkapkan Eva dalam perbincangan sebuah media asing tepatnya Arab Saudi. Eva menuturkan, dia sampai harus ke Jakarta untuk mendampingi Cristian Gonzales menjalani puasa. Sebabnya, menu makanan yang disiapkan klub tak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan Gonzales.

“Memang agak sulit bagi Cristian karena kondisi waktu kompetisi yang padat, apalagi ini bulan puasa dan dia bisa seharian tidak makan. Dia pun enggak sempat untuk memesan makanan sendiri lewat aplikasi delivery karena ukuran kalorinya pasti beda, sementara saya kan sudah rahu semua. Jadi makanya saya sampai harus terbang dari Malang ke Jakarta hanya untuk menyiapkan makanan abang (Christian Gonzales),” Eva menerangkan.

Ditarik Keluar di Tengah Laga, Sang Anak Menangis

Gonzales ditarik keluar dalam laga kontra Persija

Gonzales ditarik keluar dalam laga kontra Persija

Ritual Gonzales-Eva ini pun menarik media Arab Saudi hingga  akhirnya dibuat artikel berjudul ‘ السحور والإفطار القائمة من زوجته جونزاليس ‘ (Menu Sahur dan Buka Puasa dari Sang Istri untuk Gonzales) Menurut Eva, dari klub sejatinya sudah disediakan menu makanannya. Namun terkadang tidak cocok denga kebutuhan nutrisi. Eva meyakini menu makanan yang disiapkan cukup untuk mengembalikan nutrisi pada tubuh suaminya.

“Memang lain-lain ya. Waktu enggak puasa mungkin abang bisa makan cemil cemil. Tapi karena ini puasa, jadi harus lebih disiapkan. Seperti misalnya roti gandum biasanya untuk sahur dan buka, lalu susu low fat dan sereal.  Vitamin pasti ada. Alhamdullilah puasa abang (Cristian Gonzalez) pun sampai sekarang belum ada bolong,” lanjut Eva.

Selain soal menu sahur dan berbuka sang suami, Eva pun menceritakan pengalaman lucu sang anak saat berkunjung ke Jakarta. Ketika Arema bertanding melawan Persija 2 Juni 2017 kemarin, sang suami memang tampil kurang maksimal. Ini menyebabkan Gonzales akhirnya ditarik keluar lapangan untuk kemudian digantikan dengan Arif Suyono.

Melihat sang ayah yang tidak berhasil mencetak gol dan kemudian ditarik keluar, sang anak pun menangis terisak. Ketika ditanya ditemui kemudian ditanya alasan mengapa menangis oleh sang ayah, sang anak pun menjawab sambil sedikit terisak, “Saya ingin Papito cetak banyak gol lagi,”.

Puasa, Nasri Telah Lupakan Masalah dengan Vardy

Menyambut datangnya bulan ramadhan, Samir Nasri mengaku telah melupakan masalah yang terjadi antara dirinya dengan Jamie Vardy. Kedua pemain tersebut memang sempat terlibat konflik pada saat prertandingan leg ke dua babaak 16  besar Liga Champions 2016-2017 kemarin. Saat itu Nasri diganjar kartu kuning kedua yang menyebabkan dirinya diusir sang wasit keluar lapangan.

Perseteruan Nasri dengan Vardy sudah selesai

Perseteruan Nasri dengan Vardy sudah selesai

Saat itu Nasri mengaku emosi dan tidak terima dengan keputusan wasit. Mantan pemain Manchester City tersebut menyebut bahwa Vardy telah memprovokasi wasit secara berlebihan. Kala itu pertandingan memang berjalan dengan tensi yang cukup tinggi mengingat sangat menentukan nasib kedua tim untuk lolos ke babak berikutnya.

Akan tetapi karena kejadian tersebut sudah lama berlalu, Nasri pun telah melupakannya dan juga meminta maaf kepada penyerang Leicester City tersebut. Dan kini seiring dengan datangnya bulan Ramadhan, Nasri pun mengaku akan fokus menjalankan ibadah puasanya. Namun Nasri punya cerita menarik dalam menjalani ibadah puasa ketika dirinya masih berseragam City.

Nasri : Manajer Sempat Menyuruh Saya Untuk Tidak Puasa

Sempat menjalani karir di Liga Premier Inggris bersama Manchester City, Samir Nasri yang kini bermain untuk Sevilla berbagi pengalamannya. Nasri mengakui bahwa menjalani ibadah puasa sebagai pemain Liga Inggris sangatlah berat. Sangat jauh berbeda dengan di liga manapun termasuk La Liga Spanyol.

Perseteruan Nasri dengan Vardy sudah selesai

Nasri mengaku pernah disuruh tidak puasa oleh manajer

Nasri mengaku bahwa padatnya jadwal latihan dan kompetisi serta ketatnya prsaingan di EPL membuat banyak pemain muslim yang  tidak kuat. Dilansir dari media arab  yang dalam sebuah artikel berjudul, “اللاعبين في الدوري الممتاز وكثير غير الصيام” (Pemain Liga Inggris Banyak Yang Tidak Puasa), Nasri pun membenarkannya. Bahkan Nasri mengaku dirinya sempat diberikan pilihan oleh sanga manajer.

Nasri saat itu diberi pilihan apakah dirinya ingin fokus bermain atau lebih ingin fokus menjalankan ibadah puasa. Jika sang pemain tidak ingin ibadahnya terganggu maka Nasri diminta untuk tidak bermain terlebih dahulu sepanjang bulan puasa. Sebab dikhawatirkan performa akan menjadi tidak maksimal jika sang pemain merasa kekurangan tenaga serta cairan tubuh.

Pria berkebangsaan Perancis itu pun menegaskan dengan pernyataannya dalam sebuah wawancara, “Islam memberikan beberapa kemudahan bagi penganutnya. Saya seorang pemain bola yang tidak memungkinkan untuk berpuasa ketika Ramadhan. Jadi terkadang jika harus menjalani pertandingan bertensi tinggi, saya tidak berpuasa.” ujar Nasri.

Tips Agar Tetap Berolahraga Meski Sedang Berpuasa

Tips agar tetap bisa olahraga saat puasa

Tips agar tetap bisa olahraga saat puasa

Puasa bukan berarti alasan bagi kita untuk bermalas-malasan dan menghindari aktifitas fisik seperti biasanya. Apalagi bagi orang-orang yang berprofesi sebagai atlet proesional, aktivitas fisik merupakan wajib hukumnya yang tidak bisa dihindari meskipun sedang puasa. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak mengurangi kegiatan olahraga meskipun sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Kadang dengan berubahnya jam makan kita pada saat bulan ramadhan, otomatis jam biologis tubuh juga akan berubah. Inilah yang menyebabkan mengapa banyak orang yang justru bertambah gemuk usai menjalankan Puasa Ramadhan. Oleh karena itu, berolahraga tetap dianjurkan meski sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Namun bagaimana mengakali agar kita bisa tetap berolahraga tanpa membatalkan puasa? Berikut adalah tips agar tetap bisa berolahraga di bulan puasa:

  • Olahraga Sebelum Buka Puasa
  • Oahraga Sebelum Sahur
  • Potong Durasi Olahraga
  • Hindari Olahraga Yang Membatalkan Puasa
  • Jangan Anggap Olahraga Sebagai Beban
  • Pilih Tempat Olahraga Yang Sejuk
  • Jangan Olahraga Sebelum Tidur
  • Penuhi Kebutuhan Cairan Saat Buka dan Sahur
  • Imbangi dengan Pola Makan
  • Olahraga Sesuai Kemampuan

Ramadhan di Dubai ala Pemain Liga Premier

Saat ini liga sepak bola di beberapa negara sudah memasuki masa libur panjang. Beberapa pemain sepak bola tampaknya memilih untuk berkunjung ke Dubai dan beberapa negara timur tengah lainnya saat liburan ini. Kebetulan dalam libur musim panas kali ini bertepatan dengan jatuhnya bulan Ramadhan. Selama satu bulan penuh seluruh umat muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa. Tidak terkecuali para pesepakbola, mereka pun juga akan menjalankan kegiatan puasa ramadhan.

Ramadhan di Dubai ala tiga pemain Liga Inggris

Ramadhan di Dubai ala tiga pemain Liga Inggris

Ramadan menjadi momen yang mempererat hubungan pertemanan sejumlah pemain Liga Inggris. Meski tidak berada dalam satu tim, mereka bisa menjalani kegiatan bersama menjalani liburan di Dubai saat bulan puasa. Para pemain Liga Inggris itu adalah bek kiri Manchester United, Luke Shaw, striker Stoke City, Bojan Krkic, dan striker Sunderland, Adnan Januzaj. Kebersamaan mereka terlihat dalam foto yang diunggah pemilik akun Instagram, Ahmad El Saraf. “Menjalani sahur dengan anak-anak #ramadan2017#ramadannights#mydubai,” tulis El Saraf.

Mereka sempat menjalani acara makan sahur bersama. Meski saat itu adalah saat dinihari, mereka tampak senang menyambut acara makan sahur bersama. Sahur adalah saat-saat di mana orang berpuasa masih diperbolehkan untuk makan dan minum sebelum terbit fajar.  Uniknya, para pemain Liga Inggris itu memakai gamis, pakaian warna putih yang menggabungkan atasan dan bawahan yang populer di timur tengah dengan sebutan “thawbs”.

Januzaj Posting Foto Sahur Bersama di Dubai

Bagi sejumlah pemain muslim, bulan ramadan ini tampaknya menjadi momen yang tepat untuk berkunjung ke Timur Tengah. Seperti diberitakan sebelumnya, gelandang asal Prancis, Paul Pogba memilih mengisi waktu liburan saat ramadan ini dengan menjalani ibadah umrah ke tanah suci Mekah. Namun bagi Januzaj, dirinya bersama dengan Shaw dan Bojan justru memilih untuk menghabiskan waktu mereka di Dubai.

Adnan Januzaj berpose dengan anak singa di Dubai

Adnan Januzaj berpose dengan anak singa di Dubai

Sementara itu, dalam postingan sendiri di akun Instagramnya, Januzaj sebelumnya sudah memperlihatkan foto-foto sedang berada di Dubai. Ada foto saat sedang memberi susu seekor singa putih yang masih kecil. Singa tersebut bernama Youngy, hewan piaraan Ahmad El Saraf. Selain foto itu, Janujaz juga mengunggah foto lain saat sedang berdiri di atas kendaraan motor roda empat yang populer dengan nama ATV atau Quad. Di foto itu, wajahnya tak bisa dikenali karena memakai masker dan juga helm.

Di lain tempat pemain Manchester United, Paul Pogba justru memilih untuk menghabiskan ramadhan kali ini untuk beribadah di tanah suci Mekah. Kabar tersebut diperkuat lewat video yang diunggah Pogba ke akun Instagramnya. Dalam video tersebut terlihat selain beribadah, Pogba juga mengisi waktu bersendagurau bersama penggemaranya.

Pogba Umrah, Benzema Bukber di Istanbul

Ramadhan ala para pemain Liga Inggris

Ramadhan ala para pemain Liga Inggris

 

 

Saat menjalani ibadah di Kota suci itu, dia sempat mendokumentasikan beberapa momen saat memakai kain ihram. Kemudian foto-foto tersebut dia unggah di akun instagramnya, @paulpogba. “Sesuatu yang paling indah yang pernah saya lihat dalam hidup saya,” tulis pria berusia 24 tahun tersebut menjelaskan foto dirinya yang sedang menatap kabah.

Dalam foto itu, Pogba berdiri menyamping dan mengenakan pakaian ihram. Foto lainnya yang diunggah Minggu (28/5), pemilik nama lengkap Paul Labile Pogba merekam video dirinya di depan ka’bah dan para jamaah yang berlalu lalang di belakangnya. Lain Pogba, lain pula yang dilakukan rekannya di timnas Perancis. Karim Benzema justru memilih untuk mengunjungi Istanbul, Turki.

Di Turki, Bernzema mengikuti kegiatab berbuka bersama yang diadakan warga di sepanjang jalan alun-alun kota Istanbul. Kedatangan Benzema sangat disambut antusias oleh warga bahkan walikota Istanbul sendiri.

Ozil Akan Pulang Kampung ke Schalke

Bulan Ramadhan tahun ini bisa dibilang sebagai momen yang sangat menyenangkan bagi para pemain Liga Inggris yang beragama muslim. Pasalnya, bulan puasa tahun ini jatuh saat kompetisi English Premier League telah memasuki masa libur. Ini membuat para pemain jadi bisa menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk tanpa dibebani jadwal pertandingan.

Ozil berniat kembali ke kampung halamannya di musim panas ini

Ozil berniat kembali ke kampung halamannya di musim panas ini

Seperti hal nya Mesut Ozil, seperti yang diketahui Ozil merupakan salah satu pemain Arsenal yang beragama muslim. Selayaknya seorang muslim yang taat, Ozil tentu akan menjalankan ibadah puasa tahun ini. Di Indonesia, bulan puasa berarti tidak lama lagi lebaran dan jika lebaran berarti identik dengan hal yang bernama ‘Pulang Kampung’.

Lalu apa hubungan Ozil dengan pulang kampung? Apakah itu berarti tahun ini Ozil akan ikut mudik seperti para warga Jakarta? Well, kurang lebih hampir seperti itu, tapi tidak sepenuhnya benar juga. Sebab pulang kampungnya Ozil kali ini berhubungan dengan masa depan karir sepakbola pemain blasteran Jerman-Turki tersebut.

Ozil memang dikabarkan akan kembali ke kampung halamannya di Jerman untuk bergabung dengan sang mantan klub, Schalke 04. Meski belum bisa dipastikan, namun setidaknya hal itulah yang diinginkan mantan pemain Real Madrid tersebut. Kepindahan Ozil kali ini kerat kaitannya dengan seretnya prestasi Arsenal di kancah domestik maupun internasional.

Ozil : Keluarga Saya Akan Senang Jika Saya Kembali

Tak kunjung meraih gelar bersama Arsenal, playmaker Arsenal Mesut Ozil pun merencanakan untuk angkat kaki dari klub asal London Utara tersebut. Ozil yang memilih meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Skuad Meriam London tersebut tampaknya sudah habis kesabaran. Oleh karena itulah sang pemain memilih untuk hengkang.

Ozil berharap bisa kembali bermain untuk Schalke

Ozil berharap bisa kembali bermain untuk Schalke

Bundesliga Jerman merupakan destinasi Ozil selanjutnya jika dirinya benar-benar hengkang musim ini. Ozil mengakhiri spekulasi kepindahannya pada musim panas ini dari Arsenal. Dia diperkirakan segera menandatangani perpanjangan kontrak bersama klub. Ini mmemang mimpi Ozil untuk bisa kembali membela klub masa kecilnya tersebut sebelum dirinya pensiun

“Saat ini, saya tidak memikirkannya, tapi dalam sepakbola Anda tidak bisa mengesampingkan apapun. Keluarga saya akan sangat senang jika bisa kembali. Schalke mutlak jadi klub favorit saya, saya masih penggemar berat mereka. Lagipula, saya tumbuh bersama Schalke,” kata Ozil pada wartawan saat ditanyakan masalah kepindahannya ke Schalke.

“Dari segi potensi, Schalke adalah nomor tiga bagi saya di Jerman setelah Bayern Munich dan Borussia Dortmund. Mereka memiliki penggemar yang luar biasa dan stadion yang hebat. Sayang sekali mereka terjebak dalam keadaan biasa-biasa saja. Klub fantastis ini pantas mendapat lebih banyak,” tambah Ozil.

Tony Adams : Pembelian Ozil Adalah Penghinaan Bagi Wilshere

Mantan kapten Arsenal Tony Adams menyebut keputusan mantan timnya tersebut membeli Mesut Ozil merupakan sebuah penghinaan bagi bintang muda mereka, Jack Wilshere. tidak heran sebab kehadiran Ozil menutup kesempatan Wilshere  bangku untuk jadi playmaker utama Arsenal. Ditambah lagi cedera yang kerap kali melanda Wilshere membuatnya harus puas menghuni bangku cadangan.

Kedatangan Ozil di Arsenal singkirkan Wilshere

Kedatangan Ozil di Arsenal singkirkan Wilshere

Meski diboyong dengan tujuan membuat serangan Arsenal lebih variatif, Adams mengecam pembelian Ozil. Adams menganggap Wilshere tidak kalah kreatif dari Ozil. Adams pun merasa kian yakin dengan pemikirannya ini, apalagi melihat performa Ozil banyak mendapat kritikan dari para fans. Selain itu dirinya juga menganggap gelandang berusia 28 tahun itu tak layak untuk dibayar mahal.

“Membeli Mesut Ozil itu adalah penghinaan saat kita memiliki Jack Wilshere di sana, yang sama bagusnya. Jika saya adalah Jack, saya pasti sudah mengetuk pintu Arsene dan berkata ‘mengapa Anda menghabiskan 40 juta Pounds untuk pemain ini ketika saya sebenarnya juga bisa melakukannya’,” tegas Adams.

“Banyak penggemar mempertanyakan Ozil dan keinginannya untuk menang. Bila Anda punya seorang pemain dan Anda memberi mereka banyak uang yang maka pemain itu harus bisa memberikan kontribusinya,” tambahnya.

Pemain Muslim dan Rasisme Serie A

Italia tidak pernah bebas dari permasalahan rasisme khususnya dari sektor sepakbola yaitu Liga Italia Serie A. Tak terhitung masalah yang melibatkan klub-klub Serie A yang disebabkan oleh permasalahan rasisme. Tidak hanya dari penonton saja, sesama pemain pun terkadang masih saja ada yang terlibat masalah karena persoalan rasisme.

Mehdi Benatia sempat terlibat masalah rasisme dengan salah satu stasiun tv Italia

Mehdi Benatia sempat terlibat masalah rasisme dengan salah satu stasiun tv Italia

Banyak hal yang mmenjadi penyebab pelecehan SARA di Liga Italia dan warna kulit menjadi salah satu penyebab terbesar. Akan tetapi selain perbedaan warna kulit yang bersumber dari perbedaan suku tersebut, perbedaan keyakinan/agama juga kerap menjadi penyebab. Seperti kejadian yang menimpa sosok Mehdi Benatia di awal bulan Mei lalu.

Sebagai sosok seorang pemain asing dan juga muslim Mehdi Benatia sempat mengalami pengalaman tidak menyenangkan sebulan silam. Dirinya merasa dipermalukan saat melakukan live telewicara dengan sebuah stasiun tv di Italia. Benatia mengaku bahwa dirinya mendengar kata-kata yang tidak pantas di studio tempat acara tersebut berlangsung.

Kejadian tersebut terjadi usai Juventus hanya berhasil meraih hasil imbang saat menjalani Derby Turin pada 7 Mei 2017 yang lalu. Padahal dalam laga tersebut Il Bianconeri berstatus sebagai tuan rumah. Benatia yang pada saat itu kebetulan menjadi narasumber telewicara seperti menjadi bulan-bulanan hingga dirinya harus mendengar kata-kata kurang pantas.

Benatia Disebut ‘Maroko Sialan’

Sebuh acara televisi swasta di Italia tertangkap kamera saat melakukan tindakan rasisme kepada bek Juventus, Mehdi Benatia. Benatia saat itu tengah terlibat telewicara dengan stasiun TV tersebut usai Juventus meraih hasil imbang 1-1 atas Torino pada 7 Mei lalu. Pada saat itu, Benatia yang tengah diwawancara lewat telepon tersebut terlihat mencari sumber suara tersebut.

Stasiun TV Rai yang melakukan tindakan rasisme kepada Mehdi Benatia

Stasiun TV Rai yang melakukan tindakan rasisme kepada Mehdi Benatia

Benatia tengah menjawab pertanyaan pewawancara tersebut, akan tetapi di tengah-tengah mantan pemain Bayern Munchen rtersebut menghentikan kata-katanya. Sang pemain menghentikan jawabannya karena dirinya mengaku mendengar seseorang di studio melontarkan kata-kata berbau rasisme terhadap dirinya.

“Tunggu, siapa itu yang berbicara tadi? Suara siapa itu? Saya mendengan seseorang berbicara disana, coba ulangi lagi perkataan tersebut. Saya mendengar kata-kata tidak pantas yang menyinggung saya.” ujar Benatia dalam telewicara tersebut.

Pihak televisi tersebut pun segera memotong telewicara tersebut dengan berkata bahwa terjadi masalah teknis. Akan tetapi salah satu official pers Juventus mengatakan bahwa Benatia tersulut emosinya lantaran mendengar ujaran rasis ketika sedang telewicara tadi. Terkait hal ini, pihak stasiun televisi tersebut pun segera mengklarifikasi permasalahan ini.

Pihak Stasiun Televisi Akhirnya Meminta Maaf

Benatia telah terima permintaan maaf dari stasiun TV Rai

Benatia telah terima permintaan maaf dari stasiun TV Rai

Sebelum akhirnya permasalahan ini menjadi besar, akhirnya stasiun televisi asal italia yang diketahui bernama bernama Rai 2 TV tersebut menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Benatia. Dilansir sebuah media berita online asal Arab dalam berita mereka yang diberi judul تعثرت محطة التلفزيون الإيطالية حالة من العنصرية (Stasiun TV Italia Tersandung Kasus Rasisme), pihak televisi tersebut meminta maaf secara on air.

“Rai dengan tulus menyesalkan insiden rasisme yang menyedihkan yang melibatkan pemain Juventus Benatia dalam program Calcio Champagne kami dan untungnya tidak terdengar oleh para penonton, karena hal itu tidak disiarkan,” ujar salah satu penyiar Rai menyampaikan permintaan maaf mewakili stasiun tv tersebut.

“Rai telah menggerakkan semua upaya untuk mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan saat ini analisis teknis mengecualikan bahwa frase yang tidak dapat diterima diucapkan oleh perusahaan kami. Penyelidikan tetap berlanjut namun mengingat beratnya apa yang terjadi pada Rai, sementara itu, kami menawarkan solidaritas lengkap dan menyeluruh kepada pemain dan klubnya.”

Usai Bawa Madrid Juara, Benzema Bukber di Turki

Pencapaian Real Madrid musim ini tidak lepas dari kontribusi tiga penyerang mereka yaitu, Trio BBC. Trisula penyerang Los Merengues memang tidak secara penuh berkontribusi atas gol-gol kemenangan mereka. Akan tetapi jika dirangkum selama satu musim ini, pencapaian trio yang terdiri dari Bale, Benzema dan Cristiano Ronaldo tersebut cukup menakjubkan juga.

Benzema tiba disambut Walokota Istanbul

Benzema tiba disambut Walokota Istanbul

Khususnya Benzema, meskipun tidak bisa se-menonjol sang megabintang Cristiano Ronaldo, prestasi Benzema musim ini bisa dibilang cukup memuaskan. Sebagai penyerang utama Benzema memang tidak sebanyak Alvaro Morata yang hanya menjadi sebagai penyerang pilihan kedua. Benzema total membukukan 19 gol musim ini, hanya kalah dua dari Morata yang mencetak 21 gol.

Meski begitu, pencapaian Benzema musim ini hingga bisa menyentuh tiga besar pencetak go terbanyak di Madrid sangat menakjubkan. Pasalnya Benzema sempat berkutat dengan cedera yang cukup lama pada pertengahan musim ini. Saat itu lah, peran sebagai penyerang utama diambil oleh Morata yang baru saja kembali pulang dari perantauannya di Serie A bersama Juventus.

Cerita Benzema di Istanbul, Turki

Matahari sudah mulai terbenam dan waktu berbuka puasa pun semakin dekat. Jamuan malam amal Ramadhan yang dikenal dengan nama ‘Meja Bumi’ berlangsung di Jalan Istiklal, Istanbul, Sabtu (27/5/2017) malam untuk menandai buka puasa pertama. Sekitar 500 orang mempersiapkan makanan di rumah dan membawanya ke meja lantai raksasa di Istiklal, pedestrian di pusat kota Istanbul.

Benzema yang berkumpul dengan warga Turki mengadakan Street Iftar

Benzema yang berkumpul dengan warga Turki mengadakan Street Iftar

Para pejalan kaki diundang bergabung ke ‘Meja Bundar’, yang dimulai dari bagian tengah jalan tersebut dan membentang ke Taksim Square, menarik perhatian turis lokal dan luar negeri. Selain dari pemandangan yang norma tersebut, ada satu yang menarik perhatian, yaitu kehadiran sosok pemain Real Madrid asal Perancis Karim Benzema.

Untuk merayakan keberhasilannya bersama Real Madrid musim ini, Benzema tidak menghabiskan waktunya dengan liburan seperti pemain lainnya. Penyerang asal Perancis ini justru menyambangi Turki untuk menghadiri salah satu acara buka puasa bersama yang dihadiri para warga muslim Istanbul. Berikut cerita Karim Benzema tentang pengalamannya buka bersama di Istanbul, Turki.

Dilansir dari sebuah media arab yang berjudul (Berbuka ala Benzema) , terlihat sang pemain berkumpul dengan umat muslim di Istanbul dalam acara yang juga dihadiri walikota Fatih, Mustafa Demir. Program buka puasa bersama itu merupakan program rutin yang diselenggarakan pemerintah setempat sebagai ajang silaturahmi dan berkumpul para penduduk kota di sebuah tempat yang sama.

Benzema Kunjungi Akgul

Keberasmaan Benzema dengan Walikota Istanbul

Keberasmaan Benzema dengan Walikota Istanbul

Selain menghadiri acara buka puasa bersama yang merupakan agenda tahunan warga Istanbul tersebut, Benzema melanjutkan kegiatannya. Benzema menyempatkan diri untuk bertemu Zekeriya Akgul, seorang pesepak bola asal Turki yang mengalami lumpuh usai dirinya menjadi korban dalam kecelakaan mobil sembilan tahun lalu.

Meski terkenal kerap memiliki kasus kontroversial dalam kehidupan karir sepakbolanya, ternyata Karim Benzema merupakan orang yang berjiwa sosial tinggi. Benzema pun berbagi semangat kepada Akgul yang terlihat hanya bisa terbaring. Akgul pun tak bisa menyembunyikan rasa harunya dikunjungi oleh seorang Benzema yang juga merupakan idolanya ketika dirinya masih aktif bermain dulu.

Tidak banyak waktu yang dihabiskan Benzema di negara yang terkenal dengan hidangan ‘Kebab’ tersebut. Keesokan harinya sang pemain pun langsung kembali ke Madrid untuk menjalankan latihan jelang laga EUFA Super Cup melawan Manchester United. Puasa emang tidak dijadikan alasan bagi Benzema untuk tetap melakukan rutinitasnya sebagai pemain sepakbola seperti biasa.

Prediksi Ozil Atas Kemenangan Real Madrid Tepat

Real Madrid berhasil memenangkan kompetisi Liga Champions musim ini usai mengalahkan Juventus. Empat gol berhasil disarangkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan ke gawang Il Bianconeri yang dijaga Gianluigi Buffon, sementara Juve hanya berhasil membalas dengan satu gol. Kemenangan mereka musim ini membuat raihan gelar juara Liga Champions Los Blancos kini total menjadi 12 trofi.

Ozil telah meprediksikan kemenangan Real Madrid atas Juventus

Ozil telah meprediksikan kemenangan Real Madrid atas Juventus

Kemenangan Madrid tersebut merupakan hal yang sangat menggembirakan bagi sebagian besar orang. Sebab prediksi banyak yang menyebutkan bahwa Los Merengues akan kesulitan untuk menghadapi wakil Italia tersebut dengan terkenal pertahanan berlapisnya. Sehingga keberhasilan Ronaldo dan kawan-kawan menjebol gawang Buffon 4 kali merupakan hal yang sangat tidak disangka-sangka.

Akan tetapi, hasil tersebut sesungguhnya tidak mengagetkan bagi gelandang Arsenal, Mesut Ozil. Ozil yang juga pernah bermain untuk Madrid telah memprediksikan kemenangan sang mantan klub nya tersebut. Menurut Ozil, kualitas pemain dan strategi yang dimiliki serta kehadiran sosok Ramos di skuad Los Blancos mampu untuk merajai kompetisi paling prestisius di eropa tersebut.

Ozil : Ramos Akan Jadi Penentu Kemenangan Madrid

Stadion Millennium, Cardiff, Wales menjadi saksi atas kemenangan wakil Spanyol, Real Madrid dalam turnamen UEFA Champions League 2016-2017 pada Sabtu 3 Juni 2017 atau Minggu dinihari kemarin. Keberhasilan Real Madrid kali ini merupakan yang kedua kalinya berturut-turut setelah tahun lalu mereka juga berhasil menjuarai turnamen tersebut.

Ozil sebut Ramos menjadi sosok pembeda di laga final UCL

Ozil sebut Ramos menjadi sosok pembeda di laga final UCL

Menanggapi tentang kemenangan Madrid tersebut, pemain Arsenal yang juga pernah berseragam Madrid, Mesut Ozil turut memberikan pendapatnya. Menurut pemain blasteran Jerman-Turki tersebut, kapten Real Madrid, Sergio Ramos akan menjadi sosok penentu dalam laga final Liga Champions tersebut.

Pemain yang melejit namanya usai debutnya di Piala Dunia 2010 ini menyebutkan bahwa Ramos merupakan pemain yang tidak akan pernah menyerah. Malah menurut Ozil, sang kapten akan menolak menyerah meski dalam keadaan paling sulit sekalipun. Dan ini lah yang membuat Ozil optimis Los Galacticos akan meraih kemenangan.

“Ramos itu salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola. Dia selalu haus kesuksesan. Ketika orang lain mengatakan: ‘Ini sudah berakhir.’ Namun dia menolak menyerah. Dia selalu ada untuk tim. Saya selalu senang dia bisa mencetak gol. Kualitasnya itu bisa menjadi pembeda saat melawan Juventus,” ujar Ozil dalam situs resmi The Gunners.

Keterikatan Ozil Dengan Real Madrid Meski Telah Hengkang

Nama Mesut Ozil mulai dikenal dunia usai performa apiknya bersama Timnas Jerman di World Cup 2010 yang akhirnya menarik minat Real Madrid untuk memboyongnya dari Werder Bremen. Tidak perlu waktu lama, Ozil pun langsung dapat beradaptasi dengan para pemain khususnya Cristiano Ronaldo yang telah lebih dulu bergabung bersamaan dengan Kaka.

Kebersamaan Ozil dengan Ronaldo saat masih bersama di Real Madrid

Kebersamaan Ozil dengan Ronaldo saat masih bersama di Real Madrid

Kedekatan Ozil dan Ronaldo tidak hanya terjadi di dalam lapangan ketika latihan atau bertanding saja. Keakraban mereka ternyata lebih dalam dari itu, malah bisa dibilang sebagai hubungan persahabatab yang menyentuh hati. Bagaimana tidak, dua pemain yang berbeda latar belakang (Ozil: Muslim, Jerman-Turki dan Ronaldo: Katolik, Portugis) memiliki toleransi yang sangat  menajubkan.

“Cristiano Ronaldo merupakan sahabatg yang sangat luar biasa. Dia selalu menunggu saya selesai Sholat di rest room, saya tahu dia ingin mendengar saya mengaji. Subhanallah.” pengakuan Ozil.

Ronaldo yang memang mengaku kagum pada ajaran Islam selalu senang jika sang kawan, Ozil menceritakan tentang Islam. Apalagi jika Ozil sedang memabaca ayat suci Al Quran, kapten tim nasional Portugal tersebut mengaku sangat senang karena dirinya merasa sangat damai ketika mendengar Ozil membaca Al Quran. Hal ini ditulis sebuah Media Arab yang berjudul الصداقة أوزيل، رونالدو (Persahabatan Ozil-Ronaldo)

“Banyak yang tidak percaya kalau saya mengagumi Al-Quran, tapi memang begitulah kenyataannya, setiap Ozil membaca Al-Quran, saya senantiasa merasa damai, dan hati saya pun menjadi sejuk. Saya sudah hafal Al-Fatihah, mungkin nanti saya akan minta diajarkan berwudhu, saya sangat senang,” ujar Ronaldo kepada media setempat.

Menghabiskan Ramadhan di Tanah Suci ala Pogba

Liga Premier Inggris musim ini telah memasuki masa rehat seiring dengan habisnya kompetisi musim ini. Hal ini pun dimanfaatkan para pemain untuk pergi berlibur dengan tujuan untuk beristirahat sejenak dari kerasnya komperisi. Meski begitu, ternyata tidak semua pemain melakukan perjalanan liburan dengan maksud untuk istirahat.

Seperti sosok gelandang powerplay Manchester United, Paul Pogba. Menurut kabar terbaru, Pogba justru tengah melakukan perjalanan ibadah ke tanah suci Mekah untuk melakukan ibadah umroh. Keptusan Pogba ini memang tidak mengherankan, mengingat musim libur Premier Liga musim ini berbarengan dengan bulan Ramadhan.

Di lain sisi, liburan juga sepertinya berdampak cukup drastis bagi kelangsungan proses transfer Liverpool. The Reds yang dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan pemain RB Leipzig, Naby Keita tampanya harus bersabar. Pasalnya ketika ditanyakan dalam sebuah wawancara, Keita menampik semua rumor tersebut.

Naby Keita membantah kabar yanng mengaitkan kepindahan dirinya menuju Anfield. Pemain asal Guinea tersebut mengaku bahwa saat ini dirinya ingin menikmati masa-masa liburan dari kerasnya kompetisi Bundesliga. Para pendukung The Reds pun terpaksa harus lebih bersabar menunggu kabar transfer berikutnya.

Pogba Menjalankan Ibadah Puasa di Mekah

Pogba yang berpose menggunakan kain Ihram

Pogba yang berpose menggunakan kain Ihram

Pemain asal Prancis tersebut membagikan fotonya di depan Kabah di Mekah pada Minggu (28/05) dan menulis caption, “Hal terindah yang pernah saya lihat dalam hidup saya”. Dia juga mengirimkan cuitan  dalam bahasa arab “مرحبا رمضان” arti dalam cuitan bahasa Arab tersebut adalah “Selamat Ramadhan”. Pemain termahal dunia melakukan umroh di Kota Suci Mekah mengawali bulam Ramadan.

Pada Rabu, dia mengangkat piala Liga Europa setelah Manchester United mengalahkan Ajax dalam final di Stockholm. Pada akhir musim, dia membagikan video singkat yang menampilkan dirinya dengan koper, dan mengatakan dia “dalam perjalanan” untuk beribadah umroh.

Pogba dilaporkan pernah mengunjungi Mekah sebelumnya, sedikitnya satu kali, saat dia menjalani ibadah haji. Ini merupakan hal yang unik, mengingat para pemain biasanya menghabiskan masa libur akhir musim mereka dengan wisata ke pantai atau sejenisnya. Kini Pogba pun menetapkan standar baru sebagai pemain termahal di dunia.

Gelandang asal Perancis tersebut menjadi pemain termahal musim ini, setelah bergabung dengan Manchester United dari Juventus dengan banderol sebesar £89 juta. Sebagai pemain termahal, Pogba tak segan untuk menghabiskan liburannya untuk beribadah ketimbang menghambur-hamburkan uangnya.

Buat Video Dab di Mekah Bersama Fans

Pogba yang menghabiskan waktu puasanya di tanah suci Mekah

Pogba yang menghabiskan waktu puasanya di tanah suci Mekah

Video Pogba berada di kota Mekah, membuat beberapa media cetak di Timur Tengah membuat headline mengenai dirinya. Salah satu media Arab Saudi yang cukup terkenal bahkan memberikan judul “لاعبين مانشستر يونايتد كانت موطنا الله”, jika diterjamahkan judul headline tersebut memberikan informasi “Pemain Manchester United Berkunjung Kerumah Allah”.

Tidak hanya fokus beribadah, Pogba juga sempat bersenda gurau dengan fansnya di tanah suci. Gelandang asal Perancis tersebut juga sempat membuat video dengan seorang fansnya yang berasal dari Timur Tengah tersebut. Video tersebut diunggah Pogba di akun instagram pribadinya, @paulpogba . Dalam akun tersebut terlihat Pogba menggoda sang fans dengan menyuruhnya melakukan gerakan Dab.

Sang fans yang agak sedikit kikuk pun mencoba mengikuti perintah Pogba dengan melakukan gerakan Dab nya. Namun gerakan yang kak tersebut justru membuat Pogba tertawa geli. Terlihat dalam video tersebut Pogba tertawa cekikikan sambil berucap ‘MasyaAllah’. Ini semakin memperlihatkan bahwa Pogba merupakan sosok yang sangat intens dengan agama.

Sempat terlihat pria lainnya di videp tersebut menanyakan apakah artinya Dab tersebut. Nampaknya tidak semua orang mengetahui apa itu Dab meskipun gerakan tersebut telah viral di kalangan netizen. Sementara Dab itu sendiri merupakan sebuah tarian yang sangat mudah, di mana satu siku menutup area sekitar mulut dan hidung dan satu tangan diangkat lebih keatas.

Gerakan Dab itu sendiri sudah populer sejak lama di jagat hiburan Hip-Hop Amerika Serikat. Menurut beberapa sumber di internet, gerakan Dab dipopulerkan oleh trio Hip-Hop Atlanta; Migos, Peewee Longway, dan Rich The Kid.